BantuinCuy

Case study

FemCare — Sistem Rekomendasi Kesehatan Reproduksi Wanita Berbasis Android

Pengembangan aplikasi Android yang membantu pengguna memperoleh rekomendasi penanganan dan edukasi kesehatan reproduksi wanita melalui kombinasi Hybrid Recommendation, Forward Chaining, dan Natural Language Generation.

Tampilan aplikasi FemCare untuk rekomendasi kesehatan reproduksi wanita

Context

Keadaan yang membentuk keputusan project

Informasi kesehatan reproduksi wanita sering tersebar di berbagai sumber dan tidak selalu disajikan sesuai dengan kondisi atau kebutuhan pengguna. FemCare dikembangkan untuk menghadirkan pengalaman yang lebih terstruktur melalui rekomendasi, edukasi, pencatatan menstruasi, dan riwayat pengguna dalam satu aplikasi.

Project dikembangkan sebagai aplikasi mobile berbasis Flutter dengan fokus pada sistem rekomendasi. Scope utama mencakup profil pengguna, pencatatan menstruasi, rekomendasi penanganan, edukasi, riwayat rekomendasi, serta penyajian hasil rekomendasi menggunakan bahasa yang lebih natural dan mudah dipahami.

Challenge

Masalah yang perlu dipahami lebih dulu

Tantangan utama adalah menghasilkan rekomendasi yang tidak hanya memiliki kemiripan terhadap kebutuhan pengguna, tetapi juga tetap relevan terhadap kondisi yang dipilih. Sistem perlu menggabungkan beberapa pendekatan rekomendasi dan rule-based reasoning agar hasil yang ditampilkan lebih terarah dibandingkan hanya menggunakan satu metode rekomendasi.

Goals

  1. 01Menyediakan rekomendasi penanganan kesehatan reproduksi yang relevan terhadap kondisi pengguna.
  2. 02Menyederhanakan akses pengguna terhadap informasi dan edukasi kesehatan reproduksi melalui aplikasi mobile.
  3. 03Mengintegrasikan Hybrid Recommendation, Forward Chaining, dan Natural Language Generation dalam satu alur rekomendasi.

Strategy

Keputusan dan trade-off

  • 01

    Menggunakan Item-Based Collaborative Filtering untuk menghitung kemiripan antar item penanganan berdasarkan pola data yang tersedia dan Content-Based Filtering untuk menyesuaikan rekomendasi dengan karakteristik atau profil pengguna.

  • 02

    Menggunakan Forward Chaining sebagai lapisan aturan untuk mengevaluasi kondisi pengguna sebelum rekomendasi akhir ditampilkan, kemudian menggunakan Natural Language Generation untuk mengubah hasil sistem menjadi penjelasan yang lebih mudah dibaca.

  • 03

    Fokus pengembangan diarahkan pada decision-support dan edukasi pengguna. Aplikasi tidak diposisikan sebagai pengganti diagnosis, konsultasi, maupun pemeriksaan oleh tenaga medis profesional.

Implementation

Bagaimana strategi diterjemahkan

01

Analisis & Perancangan Sistem

Mengidentifikasi kebutuhan aplikasi, menyusun struktur data pengguna dan rekomendasi, merancang alur sistem, serta menentukan integrasi antara Content-Based Filtering, Item-Based Collaborative Filtering, Forward Chaining, dan Natural Language Generation.

02

Recommendation Engine

Mengimplementasikan mekanisme rekomendasi menggunakan pendekatan hybrid. Item-Based Collaborative Filtering digunakan untuk menemukan keterkaitan antar penanganan, sedangkan Content-Based Filtering digunakan untuk menyesuaikan rekomendasi terhadap profil dan karakteristik pengguna.

03

Rule-Based Validation

Menerapkan Forward Chaining untuk mengevaluasi rule berdasarkan kondisi yang diberikan pengguna sehingga rekomendasi dapat melewati proses validasi berbasis aturan sebelum ditampilkan.

04

Natural Language Generation

Mengubah keluaran sistem rekomendasi menjadi narasi yang lebih natural agar pengguna dapat memahami hasil rekomendasi dan informasi pendukung dengan lebih mudah.

05

Mobile Application

Mengembangkan frontend menggunakan Flutter dengan fitur utama berupa pencatatan haid, rekomendasi, edukasi, riwayat, dan profil pengguna dalam antarmuka mobile yang konsisten.

06

Validasi & Pengujian

Melakukan pengujian terhadap 15 skenario rekomendasi Item-Based Collaborative Filtering. Evaluasi menghasilkan Precision@5 sebesar 0,20, Hit@5 sebesar 1,00, dan Recall@5 sebesar 1,00.

Outcome

Hasil tanpa klaim yang melampaui bukti

FemCare berhasil menghasilkan aplikasi Android yang mengintegrasikan pencatatan kesehatan reproduksi, edukasi, sistem rekomendasi hybrid, rule-based reasoning, dan Natural Language Generation. Pada evaluasi Item-Based Collaborative Filtering terhadap 15 skenario pengujian, sistem memperoleh Hit@5 dan Recall@5 sebesar 1,00, menunjukkan item relevan berhasil ditemukan pada seluruh skenario pengujian, dengan Precision@5 sebesar 0,20.

Hit@5
1.00
Diperoleh dari evaluasi 15 skenario rekomendasi pada sistem FemCare.
Recall@5
1.00
Seluruh item relevan berhasil ditemukan dalam Top-5 pada 15 skenario pengujian.
Precision@5
0.20
Menunjukkan proporsi item relevan dalam lima rekomendasi teratas berdasarkan hasil evaluasi sistem.

Evidence

  • Aplikasi Android FemCare
  • Implementasi Hybrid Recommendation
  • Implementasi Forward Chaining
  • Implementasi Natural Language Generation
  • Hasil evaluasi 15 skenario rekomendasi
  • Dokumentasi dan laporan pengembangan FemCare

Lessons

  • Menggabungkan recommendation engine dengan rule-based reasoning memberikan kontrol yang lebih baik terhadap relevansi rekomendasi dibandingkan hanya bergantung pada similarity score.
  • Nilai Hit@5 dan Recall@5 yang tinggi tidak otomatis menunjukkan seluruh item dalam Top-5 relevan. Precision@5 menjadi indikator penting untuk pengembangan ranking dan filtering pada iterasi berikutnya.
  • Pengembangan selanjutnya dapat difokuskan pada peningkatan kualitas dataset, personalisasi rekomendasi, evaluasi dengan jumlah pengguna yang lebih besar, serta penguatan aspek keamanan dan privasi data.

Related paths

Mulai dari percakapan

Punya masalah yang perlu dibedah sebagai satu alur?

Mulai dari konteks, constraint, dan outcome yang ingin diperbaiki. Kami akan membantu memetakan keputusan sebelum solusi melebar.

Isi minimal salah satu: WhatsApp atau email.

Setelah data divalidasi, Anda akan diarahkan ke WhatsApp dengan detail project yang sudah terisi.